Kategori
Business

Texmaco Mangkir Bayar Hutang, BLBI Sikat Aset Perusahaan

Berita yang cukup mencengangkan hadir dari perusahaan terkenal Texmaco, dimana pihak BLBI terpaksa untuk melakukan penyitaan terhadap aset perusahaan tersebut. Pasalnya perusahaan besar ini telah menerima pendanaan dari beberapa bank yang dikelola negara. Kronologis penarikan aset, dimulai karena adanya tindakan mangkir pembayaran yang dilakukan oleh perusahaan Texmaco sendiri. 

Tercatat kurang lebih 10 tahun perusahaan tersebut mangkir untuk membayarkan kewajibannya kepada bank-bank nasional. Dan dengan terpaksa pihak perbankan tersebut menyerahkan urusan ini ke pihak BLBI, dimana sepuluh tahun kebelakang pihak perusahaan telah menandatangani perjanjian Exchangeable Bond. Dalam artian perusahaan berkerjasama dengan pemerintah menyediakan produk sebagai ganti pembayaran utang. 

Hutang tertulis dari PT. Texmaco sendiri mencapai angka yang sangat fantastis yaitu dari divisi engineering mereka menarik dana Rp 8,06 Triliun serta US$1,24 Juta. Kemudian divisi tekstil dengan angka Rp 5,28 Triliun dan US$256.590 tentu angka ini sangatlah fantastis. Mengingat pada beberapa tahun kebelakang industri tekstil tengah mengalami penurunan pemasukkan. 

Belum lagi pinjaman dari berbagai bank lainnya. Sangat disayangkan perusahaan yang sudah bergerak cukup lama kemudian harus gulung tikar. Tapi tampaknya pihak pengelola harus menerima kenyataan pahit tersebut, dengan sudah diterbitkannya setiap keputusan BLBI. Dan kebutuhan negara yang tidak boleh disepelekan juga, penarikan aset ini menjadi keputusan yang sangat tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.