Gojek dan Nadiem Kena Gugatan Rp 24,9 T, Aplikasinya Saduran? 

Gojek dan Nadiem Kena Gugatan Rp 24,9 T, Aplikasinya Saduran? 

  • Business
  • January 3, 2022
  • No Comment
  • 86
  • 2 minutes read

Berita yang cukup membuat heboh adalah gugatan dari Hasan Azhari untuk Gojek maupun Nadiem. Tuntutan dari gugatannya adalah pembayaran royalti kurang lebih total Rp 24,9 T. Berita yang cukup mencengangkan, mengingat perusahaan aplikasi ojek online ini sudah beroperasi sangat lama di Indonesia. Pesaing Grab maupun jenis transportasi online lainnya tersebut terkena gugatan yang cukup besar. 

Lantaran dari berkas gugatan yang dilayangkan oleh Hasan disana tertera bahwa dia adalah seorang pencipta aplikasi ojek online pertama di dunia melalui sebuah blog. Namun sayangnya sang penggugat sampai saat ini nampaknya masih enggan untuk menunjukkan pribadinya. Namun kembali berfokus kepada permasalahan utama, yaitu aplikasi ojek online. 

Nampaknya memang Gojek bukanlah perusahaan pertama yang mempelopori transportasi secara online. Sebelumnya sudah ada berbagai jenis aplikasi transportasi online seperti Uber dan lain sebagainya. Namun eksistensi Gojek tampaknya lebih dikenal, sehingga penggunannya kian hari terus bertambah dengan berbagai jenis penawaran yang diberikannya. 

Dari pihak perusahaan sendiri sebenarnya belum menerima surat secara legal. Namun masih akan memperhatikan perkembangan kasus tersebut. Gugatan-gugatan seperti ini tampaknya memang sudah sangat lumrah, mengingat dinamise perkembangan teknologi sebenarnya sangat sulit ditebak. Terkadang memang ada beberapa aplikasi yang menjadi induk dan terlupakan. Malah aplikasi lain yang serupa lebih tenar. 

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *